Aceh — Sebenarnya masyarakat telah sadar untuk membuang sampah pada tempatnya. Namun, beberapanya belum memikirkan pemilahan sampah dalam beberapa kategori untuk diolah kembali.

Melalui permasalahan tersebut, KOPHI Aceh berkolaborasi bersama MAN Model Banda Aceh membuat tempat sampah yang unik untuk edukasi masyarakat mengenai pemilahan sampah. Kolaborasi tersebut adalah bentuk tindak lanjut dari proyek Toyota Eco Youth 2016 pada lingkup babak final.

Dengan memanfaatkan sedang tenarnya kembali serial animasi Pokemon, tim KOPHI Aceh dan MAN Model Banda Aceh membuat tempat sampah dengan melukisnya sesuai karakter dari masing-masing tokoh animasi.

Furqan, salah satu anggota tim melalui¬†National Geographic Indonesia¬†menuturkan bahwa kegiatan ingin memberikan kesadaran bagi masyarakat agar dapat membuang sampah sesuai pemilahannya. “Kami ingin memberikan edukasi dengan gaya trendi dan berbau remaja sehingga dapat mengarahkan masyarakat untuk membuang sampah sesuai tempatnya sehingga setiap sampah dapat diolah sesuai dengan jenisnya”, tutur Furqan.

Agar tempat sampah kreatif dapat bermanfaat lebih luas, tim bekerja sama dengan berbagai komunitas pecinta lingkungan serta sekolah-sekolah di Aceh. Tim mengajak kepada pemuda yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan agar menyebarluaskan ide ini di lingkungannya masing-masing.

Poke-Bin terdiri atas 3 karakter animasi dari serial Pokemon. Poke-Bin berwarna kuning untuk sampah berjenis anorgranik, Poke-Bin berwarna merah untuk sampah berbahaya, dan Poke-Bin berwarna hijau untuk sampah organik atau alami.

 

 

Penulis: Raden Diky Dermawan

Foto: Tim Dokumentasi KOPHI Aceh