Jakarta — Setelah berhasil menjadi unggulan di tingkat regional, Poke-Bin yang diinisasi oleh Furqan dan Cut Rayyan dipersentasikan di hadapan juri pada babak final nasional Eco Youth 10 Ecosociopreneur di Jakarta. Kedua siswa asal MAN Model Banda Aceh tersebut didampingi oleh Cut Sari Maylisa, S.Pd.I (anggota KOPHI Aceh).

[Baca juga: Tempat Sampah Unik Buatan KOPHI Aceh, Poke-Bin Namanya]

Poke-Bin adalah hasil kolaborasi antara KOPHI Aceh dengan MAN Model Banda Aceh dalam rangka memberikan edukasi kepada masyarakat untuk membuang sampah berdasarkan jenisnya. Kebiasaan membuang sampah sesuai jenisnya menjadi penting agar dapat dikelola lebih lanjut.

Poke-Bin memanfaatkan maraknya permainan on-line Pokemon dalam inspirasi pembuatannya.

“Kami memanfaatkan animasi Pokemon yang sempat jadi hits supaya masyarakat tertarik untuk membuang sampah ke tempat sampah dan sesuai jenisnya”, tutur Furqon dihadapan dewan juri.

Dalam animasi Pokemon, setiap tokoh memiliki karakter yang direpresentasikan melalui warna dan kekuatannya. Begitu pun Poke-Bin yang terdiri atas 3 tokoh animasi Pokemon dan disesuaikan dengan jenis-jenis sampah.

Pada pameran produk sosial berbasis lingkungan tersebut, tim Poke-Bin berhasil menyabet prestasi sebagai juara 3. Atas raihan tersebut, tim Poke-Bin mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp. 30 juta rupiah serta pendampingan lainnya dari pihak PT. Toyota selaku penyelenggara.

 

 

Penulis: Raden Diky Dermawan