Pentingnya Memilah Sampah Rumahmu

//Pentingnya Memilah Sampah Rumahmu

Masyarakat Indonesia seringkali tidak sadar akan pentingnya pemilahan sampah yang akan kita buang. Hal ini disebabkan karena tidak melakukan pemilahan sampah rumah tangga mereka (KataData, 2019) dan 66,8% tidak melakukan pemilahan sampah dan memilih untuk membakar sampah tanpa dipilah sesuai kategorinya (Susenas, 2017).

Selain itu, Faktor yang membuat masyarakat tidak melakukan pemilahan sampah yakni mereka beranggapan tidak ingin repot untuk memilah sampah, sampah tidak perlu dipilah karena percuma akan tercampur di TPS/TPA, dan tidak ada manfaatnya untuk pemilahan sampah.

Ketidak pedulian kita terhadap memilah sampah berdampak besar bagi lingkungan. Kita dapat melihat kondisi di TPST Bantargebang, Bekasi dengan volume sampah setiap tahunnya terus meningkat, yang dapat berpotensi menimbulkan bencana seperti longsor yang dapat merugikan bagi orang-orang yang tinggal di sekitarnya.

Kita juga baru mengalami banjir besar pada Januari 2020 yang diakibatkan karena sampah. Lalu, apakah kita masih mengabaikannya? Tentu, TIDAK!

Kesadaran pemilihan sampah tersebut menjadi tanggung jawab kita sebagai pemeran pertama penyumbang sampah sehari-harinya. Di kehidupan sehari-hari terdapat beberapa jenis sampah dari berbagai komposisi yakni sampah organik, plastik, logam, karet, kain, kaca, dan kertas.

Kelihatannya banyak yaa jenis-jenis sampah? Hmm sebeneranya itu hanya komposisinya saja, sebenarnya sampah terbagi menjadi dua kategori yakni sampah organik dan anorganik.

Berikut tips-tips pemilahan sampah yang benar menurut zerowaste:

  1. Sampah Organik, terdiri dari sisa sayur buah, makanan dan tulang-tulang. Sampah organik ini bisa dimanfaatkan untuk dijadikan kompos khususnya bagi penyuka tanaman untuk menghemat biaya.
  2. Sampah Anorganik, sampah ini jenisnya tidak cepat terurai sehingga dalam membuang sampah anorganik harus di pilah-pilah lagi. Karena ada beberapa sampah

yang tidak bisa didaur ulang. Ada jenis sampah yang dipilah menjadi lima wadah yaitu:

  • Daur Ulang Campuran, sampah-sampah yang terdiri dari emberan, boncos, kaleng, alumunium, beling, bodong putih. Pastikan saat memilah kondisi harus kering sebelum dimasukkan ke wadah agar menghindari bau tak sedap jika ada air atau minyak didalamnya.
  • Sampah Bahan Berbahaya & Beracun (B3), sampah-sampah yang terdiri dari sampah berbentuk aerosol atau spray seperti obat nyamuk semprot, bekas baterai, handphone rusak, kabel charger rusak, earphone rusak, dan alat elektronik lainnya.
  • Kertas & Kardus seperti bon atau receipt dikumpulkan menjadi satu di wadah khusus sampah ini. Ohiya untuk sampah kertas nasi coklat, sebaiknya plastik dan sampah dipisahkan terlebih dahulu dan plastik bisa dimasukan ke sampah jenis residu, tapi ingat sisa makanan atau minyak dibersihkan terlebih dahulu ya.
  • Sampah Lain-Lain (Yang terpaksa harus ke TPA), sampah-sampah ini terdiri dari sampah popok sekali pakai dan pembalut. Sampah ini memang sulit terurai dan penangananya juga sulit. Alangkah baiknya kita sudah memikirkan untuk beralih ke popok kain, agar tidak menimbulkan pencemaran lingkungan karena sampah ini.
  • Sampah Residu, sampah yang tidak bisa didaur ulang ini bisa dijadikan ecobrick. Sampah ini terdiri dari plastik sachet, plastik laminasi atau produk refill, selotip, styrofoam, kemasan mie instan, kain, dll.

Selanjutnya setelah kalian telah melakukan pemilahan sampah, kalian jangan takut jika semua yang dilakukan sia-sia. Jika kalian buang sampah yang sudah dipilah, kalian bisa membuangnya dengan mencari saluran yang tepat disekitar rumah kalian.

Dilansir dari sociolla, beberapa tempat yang menerima sampah yang sudah dipilah, meliputi:

  1. Waste4Change, lembaga ini menerima sampah kertas, plastik kaca, metal, dan karet. Bahkan mereka menerima botol atau wadah bekas skincare atau kosmetik kalian agar tidak disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggungjawab.
  2. @bank_sampah_my_darling, mereka menerima sampah plastik yang sudah dibersihkan, spanduk, kertas. Nantinya sampah tersebut akan diolah kembali menjadi tas dan aksesoris.
  3. @ewasterj, akun instagram ini menerima sampah elektronik untuk dibongkar, dipilah, dan diolah kembali.
  4. @thestreetstoreindonesia, merupakan bagian dari @outlet_dhuafa dan menerima sampah plastik, kertas, kain, kaleng, kaca, logam, dan elektronik.
  5. @misenio.id, menerima sampah plastik untuk didaur ulang menjadi dompet dan tas.
  6. Bank Sampah. Tempat ini sudah banyak lho tersebar di daerah-daerah. Kalian juga akan dapat keuntungan berupa uang tunai jika kalian membuang pada bank sampah dekat rumah kalian.

Namun, kita masih suka kesulitan menemukan saluran pembuang sampah seperti di atas atau bank sampah di lingkungan sekitar kita. Kita dapat melakukan dengan tempatkan dan ikat sampah yang telah terpilah di wadah tertutup, lalu letakkan di depan rumahmu agar dilihat oleh pemulung atau kamu dapat langsung memberikan kerumah pemulung tersebut.

Kita sekarang sudah tahu kepedulian masyarakat terhadap lingkungan, dampak dari tidak memilah sampah, dan kategori sampah. Mari lakukan tips untuk memilah sampah ya.

Pemilahan sampah ini sebaiknya sudah ditanamkan sejak dini kepada anak, saudara atau teman kita yang masih kecil. Semua memang terlihat merepotkan untuk memilah sampah rumah tangga, tetapi jika kalian tekun melakukan ini keseharian kalian nanti akan terbiasa sendirinya kok. Salam Lestari!

By | 2020-10-26T14:21:23+00:00 October 26th, 2020|Artikel Lestari|0 Comments

Leave A Comment