Articles Tagged with: 6 Tahun Merajut Kebersamaan
Mengenal KOPHI, Yosef: Mengembangkan Diri bersama Lingkungan

Mengawali konstribusinya di KOPHI sejak 2013, Yosef bergabung bersama Divisi Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM). Lulusan program sarjana Psikologi Universitas Atmajaya ini melandasi keinginannya bergabung bersama KOPHI karena ingin melakukan aksi nyata bagi lingkungan sekaligus mengembangkan diri dengan menambah relasi di luar lingkungan kampus.

Bersamaan dengan mengkreasikan diri di Divisi PSDM hingga menjadi Kepala Divisi, Yosef kini bekerja pada bidang Recruitment and Development SPV di salah satu FMCG Company terbesar di Indonesia. Pria berusia 23 tahun ini menuturkan bahwa masalah lingkungan saat ini berkutat pada masalah-masalah klasik seperti pencemaran air, kebakaran hutan, dan pengelolaan sampah. Masalah-masalah tersebut menurutnya perlu dicari alternatif yang jitu untuk mengatasinya.

Sebagai nahkoda pada Divisi PSDM, Yosef bertanggungjawab atas pemberdayaan para anggota KOPHI mencakup rekrutmen, pembinaan, pengembangaan, dan evaluasi. Beberapa proyek jitu untuk memberdayakan anggota yang akan disusunnya antara lain pelatihan skills dan pertemuan kekerabatan. Yosef beserta tim berkeyakinan bahwa Divisi PSDM akan mampu membentuk anggota KOPHI yang dapat berkembang meskipun dengan latar belakang, usia, asal daerah, dan disiplin ilmu yang berbeda-beda.

Kebanggaan setelah bergabung dengan KOPHI sangat diutarakan oleh pria yang hobi dengan aktivitas fotografi ini. Yosef berpesan, “throw away your-idealism and start real for environment preservation”. Dengan memulai bergabung dengan KOPHI dan menaruh perhatian pada pelestarian lingkungan sama artinya dengan pengembangan diri yang tidak bisa ditemukan di ruang-ruang kelas.

 

 

Penulis: Raden Diky Dermawan

 


Mengenal KOPHI, Wullan: Pikirkan Lingkungan Untuk Anak Cucu

Mengenyam pendidikan pada disiplin ilmu kesehatan bukan menjadi halangan bagi Wullan untuk menggeluti isu lingkungan bersama KOPHI. Kini, Wullan Febriyanti menapaki konstribusi sebagai Kepala Divisi Penelitian dan Pengembangan (Litbang) KOPHI sejak 2015 lalu.

Perempuan yang sudah menamatkan studi di program D3 Analis Kesehatan Politeknik Kesehatan Jakarta III ini prihatin dengan kondisi lingkungan di Indonesia yang mengalami degradasi. Beberapa dampak pernah dirasakan seperti banjir dan sampah yang menumpuk di sekitar rumah. Kondisi demikian membuat Wullan tergerak hatinya untuk berkonstribusi dan bergabung bersama KOPHI di Divisi Litbang.

Sebagai Kepala Divisi Litbang, Wullan berharap bahwa nantinya KOPHI mengakselarasi diri memunculkan sejumlah temuan dan analisis atas permasalahan lingkungan agar bersama-sama dicarikan solusinya. Selain bergerak pada tataran riset dan pemahaman isu lingkungan, edukasi kepada masyarakat menjadi tugas yang diemban oleh divisi ini. Tidak jarang KOPHI mengadakan kunjungan ke sekolah-sekolah dan masyarakat untuk memberikan edukasi mengenai perilaku hidup sehat dan hijau. Antuasiasme yang lahir adalah semangat bagi Wullan dan punggawa KOPHI untuk berkonstribusi lebih jauh.

Peran sebagai periset atas isu-isu yang hangat menantang Wullan dan tim untuk cepat beradaptasi. Tidak jarang bahwa pertukaran pikiran terjadi dan membuat diskusi diantara punggawa KOPHI menjadi semakin menarik. Wullan percaya apa yang kita pikirkan hari ini adalah demi kebaikan dan kelestarian lingkungan di masa mendatang. “Bergabung di KOPHI dan mencoba memikirkan lingkungan adalah cara yang bisa saya lakukan untuk mengembalikan kelestarian lingkungan untuk anak dan cucu kelak”, ujar perempuan kelahiran 21 tahun silam ini.

 

 

Penulis: Raden Diky Dermawan

 


Mengenal KOPHI, Fifi: Jangan Cuma Kritik, Yuk Aksi!

Oke Fifi Abriany, menamatkan pendidikan terakhir di Program Sarjana Teknik Kimia Industri Institut Teknologi Indonesia ini adalah sosok pemimpin di Koalisi Pemuda Hijau Indonesia (KOPHI). Fifi mengemban amanah sebagai Ketua Umum sejak 2015 hingga 2017 yang disahkan pada Kongres Nasional KOPHI di Makasar ke-4.

Ketertarikan Fifi bergabung bersama KOPHI dilatarbelakangi oleh keinginannya agar memiliki keseimbangan antara aktivitas akademis kampus dengan kehidupan sosial. Sejak 2013, Fifi menapaki diri sebagai anggota KOPHI dengan harapan agar setiap orang, khususnya pemuda dapat memiliki perhatian lebih terkait permsalahan lingkungan. Fifi pun berkeinginan agar setiap pemuda dapat bergerak dan beraksi untuk menyelamatkan lingkungan Indonesia.

Sampah menjadi isu yang diminati oleh Fifi. Perempuan yang lahir 5 Oktober 1993 ini mengemukakan bahwa pengelolaan sampah bukan sekedar “buang apa ke tempat sampah”, melainkan “kemana sampah itu akan berlabuh nantinya”. Sebagai pemuda, kita harus mampu mendorong pengelolaan sampah dari pemilahan sampah hingga pemanfaatan sampah menjadi sesuatu yang berguna. “Semua akan berhasil ketika sustain untuk dilaksanakan”, kata Fifi.

Selama bergabung di KOPHI, Fifi merasakan manfaatan yang tiada terduga. Selain dapat menjalankan mimpi untuk lingkungan lestari, Fifi yang saat ini mengoordinasikan KOPHI di tingkat daerah senang karena dapat mengenal keberagaman budaya dan pemikiran dari setiap punggawa KOPHI seluruh Nusantara. Berbagai diskusi bersama mewarnai pemikiran Fifi tentang lingkungan yang saat ini juga menjadi Koordinator Harian Hutan Itu Indonesia.

KOPHI bukan sekedar organisasi pemuda, namun melebihi arti keluarga. Melalui KOPHI, Fifi merasa menjadi merasa lebih bermanfaat untuk sesama dan lingkungan. “Anak muda jangan sekedar kritik sana-sini, tapi ayo aksi. Jangan halangi kreativitas diri untuk menciptakan sesuatu yang lebih berharga”, pesan Fifi.

 

 

Penulis: Raden Diky Dermawan